Monday, March 4, 2013

Mimpi

Mimpi itu lagi yang selalu menghiasi tidur aku beberapa hari terakhir ini, mimpi ttg dirimu...mimpi ttg rencana2 kita...aku tidak mengerti, kenapa mimpi ini selalu menghiasi tidur aku..

kamu yg disana, apakah kamu mengingat aku..seringkali rasa sedih menghampiri aku, jika aku mengingat dirimu...

Aku selalu berdoa buat kebaikan dirimu..

Sunday, February 24, 2013

Kepada siapa?

Hidup itu emang banyak rintangan, tapi klo rintangan yg dihadapi itu terus harus bagaimanakah aku..ketika kesabaran itu ada batasnya, harus kepada siapa aku mengadu..ketika akupun merasa tidak diberi kebebasan dalam melakukan sesuatu, harus bagaimanakah aku..Tapi aku ingat aku punya Tuhan Jesus, yang selalu mengerti aku, selau membela aku n Dia juga yang bisa membuatku tersenyum, membuat aku memaafkan orang2 yang menyakiti aku..Tuhan beri aku rasa sabar kembali dalam menghadapi mreka...aku percaya, aku ini anakMu dan Kau tidak pernah meninggalkan aku...

Saturday, February 23, 2013

Blessing...

Finally, the party is over...Happy Bday to me..Many Prayer for me...seneeeng coz 2 Pdt mendoakan aku..Suka banget sma doa Pdt Daniel...bukan Pasanngan hidup lg yg ddoain, tp lebih ke pekerjaan aku...u know my heart Pak..God, I'm full of Thanks today, Thank you for my many blessings..Things may notbe perfect, but I do know..I have much more than others...n I am ready to grab tomorrow's blessing

Sunday, January 27, 2013

rasa itu

Ketika ada seseorang lawan jenis memberi perhatian lebih kepadamu, apakah org tersebut bisa dibilang suka sama kamu?perhatian2 itu menurut aku biasa, tpi kenapa menjdi msalah..kenapa perhatian2 itu harus ada ujungnya yg membuat keadaan kita menjadi tidak enak...
Ijinkan aku untuk mengenal jauh ttg dirimu, untik menganlisa kembali perasaan aku...

Tuesday, August 28, 2012

Harapan

Aku ingin mengingat bahkan menuliskan semua ini, disaat aku umur aku bertamnbah semua mulai mempertanyakan "kapan" n mreka bilang udah lewat target...

aku tau maksudnya "kapan"..tpi perasaan aku tidak pernah menargetkan semua itu..
aku rasa semua berjalan menurut rencanaNya saja..  

Karena bagiku target itu seperti arah bidikan dan harus tepat sasaran. Kalau tidak, itu bukan target. Jelas itu bukan mauku.

Aku tidak punya target apa-apa. Aku hanya punya harapan yang terlampau besar. Menggebu-gebu. Meletup-letup seperti petasan di malam tahun baru.

Jadi ketika mereka menanyakan kapan lagi..aku hanya bilang, tunggu tanggal mainnya saja.. Harapanku terbesar aku sekarang, aku hanya bilang "Aku ingin Mamaku tersenyum melihat air hujan dan matahari yang tidak lagi menembus atap-atap gudang kami.. Aku hanya ingin ibuku bahagia. "
Itu saja."

....dan sepertinya ini bukan harapan setahun, dua tahun atau bertahun-tahun. Ini harapan selamanya.

Gak ada Judul

Aku tidak mengerti tentang yang terjadi dalam diri aku akhir2 ini..semua menjadi salah di mata aku..ada teman aku menanyakan ada apa sama diriku...dan akupun tidak tau jawaban apa yang harus kuberikan ke dia..aku merasa ingin pergi jauuuh, jauuh ke tempat dimana semua orang tidak mengenal aku dan bebas melakukan apaapun yang aku mau..

Sampai pada akhirnya ada seorang teman aku mengatakan " lo butuh seseorang"...
aku pun berpikir apakah aku butuh seseorang?seseorang itu sebernya ada, tetapi aku juga tidak tau keberadaanya...bukan berati aku gak tau dimana dia tinggal ataupun pekerjaanya..aku tau semua ttg dia..tetapi rasanya aku merasa dia sangat jauuuuugh dari aku

Dia jauuuuh dari hati aku...fisiknya dekat tpi aku merasa dia semakin jauh...

jadi bukan masalah ada atau tidak ada seseorang dalam hidup aku....tetapi mungkin aku merasakan kebosanan dengan rutinitas yang selama ini aku jalani..lebih tepatnya rutinitas hidup...


Tapi aku berpikir kembali, seharusnya aku bersyukur dengan kegiatan yang aku jalani sekrang...karena aku masih disayang Tuhan, makanya Dia memberi aku kehidupan dan rutinitas

meskipun itu semua terasa membosankan, tapi aku harus bisa menyingkapi agar semuanya dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya..

Wednesday, May 30, 2012

Apa Kabar "Kita"?

Aku nggak tahu harus bertahan berapa lama lagi--menunggu kamu mengatakan bahwa "kita" masih baik-baik saja. Aku menghabiskan ribuan waktu, ratusan pesan dan mengirim doa-doa ke angkasa. Sekedar berharap langit berkompromi mengirimkan pesan-pesanku padamu.
Ini sudah tahun ke sekian, dear, dan disana kau masih membatu seolah tak tergerak dan melakukan sesuatu
Atau mungkin kita memang sedang tidak baik-baik saja, seperti yang mereka bilang?
Ya, aku mungkin aku terlalu setia. Berharap terlalu banyak pada cinta yang kau tawarkan. Bahkan yang kau tinggalkan pun tak cukup menakar seberapa besar kepenatanku menunggu kamu.
Mereka bilang kau dan aku sudah habis. Tapi aku tak peduli dengan apa yang mereka katakan. Karena disini masih ada namamu mengisi lembar-lembar harapanku. Aku yakin, kau pun demikian.Tetapi kesabarankupun ada batasnya..
Jadi,apakah kita masih baik-baik saja