Wednesday, May 30, 2012

Apa Kabar "Kita"?

Aku nggak tahu harus bertahan berapa lama lagi--menunggu kamu mengatakan bahwa "kita" masih baik-baik saja. Aku menghabiskan ribuan waktu, ratusan pesan dan mengirim doa-doa ke angkasa. Sekedar berharap langit berkompromi mengirimkan pesan-pesanku padamu.
Ini sudah tahun ke sekian, dear, dan disana kau masih membatu seolah tak tergerak dan melakukan sesuatu
Atau mungkin kita memang sedang tidak baik-baik saja, seperti yang mereka bilang?
Ya, aku mungkin aku terlalu setia. Berharap terlalu banyak pada cinta yang kau tawarkan. Bahkan yang kau tinggalkan pun tak cukup menakar seberapa besar kepenatanku menunggu kamu.
Mereka bilang kau dan aku sudah habis. Tapi aku tak peduli dengan apa yang mereka katakan. Karena disini masih ada namamu mengisi lembar-lembar harapanku. Aku yakin, kau pun demikian.Tetapi kesabarankupun ada batasnya..
Jadi,apakah kita masih baik-baik saja



Tuesday, May 29, 2012

My Life is My own Life

Judul diatas aku bikin, setelah ada bbrapa orang yang masih saja ingin menganggu kehidupan aku..heloooo u dont have any activity ya..you have a job and family...please urus kehidupan mu sendiri...kita ini bukan ABG lagi yang kadang selalu mau tau urusan orang, kita ini sudah pada tua..so lebiih aware aja sama hidup sendiri..I understand you live their own little world..so, please STAY THERE N NEVER VISIT ME !!  My Life is my own life n come silent to be gold. Even I am not Holly, but  I am trying to make it away..I am what I am, no one  can involve my own life..

Wednesday, May 23, 2012

MENJADI PENILIK JEMAAT-1 Timotius 3 : 1 – 7


Judul diatas aku dapet pas lagi baca renungan Sabda Bina Umat tadi malem dan pas banget isinya tentang Penatua.Kenapa aku tulis ttg Penatua, soalnya katanya para Penatua yang terhormat itu membahas aku dalam isi PMJ ( gak ada bahan rapat yee)




Nah ini hasil aku baca ttg Penilik Jemaat alias Penatua


Menjadi Penatua  yang terpenting mempunyai kedewasaan iman, berpengalaman rohani yang baik, dan kemampuan dalam mengatasi masalah. Selain usia dan kemampuan, seorang Penatua adalah panutan bagi umat. Kehidupan spiritual dan kehidupan rumah tangganya pun harus baik dan tidak bercacat serta harus berpadanan dengan tuntutan injil, ia mampu menggembalakan keluarganya dan dengan demikian akan mampu juga menggembalakan umat dengan wibawanya.
Setiap warga jemaat yang ingin mencalonkan diri menjadi Penatua di jemaatnya, hendaklah melakukan intropeksi diri. Penatua bukan kedudukan terhormat yang patut dibanggakan, tetapi adalah gembala umat, yang setia dan bertanggung jawab dalam menjalankan panggilannya.
Agar umat sadar untuk hidup sesuai tuntutan imannya. Hidup seorang Penilik merupakan panutan bagi jemaat.

Nah para Penatua yang terhormat coba ya direnungan kembali sewaktu mengatakan "Ya dengan Segenap Hati" apakah sudah sesuai dengan yg dijalankan sekarang

Kedewasaan

Ternyata pernikahan itu tidak membuat kamu lebih dewasa...kamu yg aku kenal dri jaman kita masih abg, sampai skrgpun masih seperti dulu...padahal kamu kerja n punya anak...tp kamu masih suka cari ribut...masih suka gosip, masih suka ngomporin orang...mungkin otak kamu sudah terkontaminasi dengan zat2 adiktif jaman dahulu...jdi sudah tidak bsa berpikir jenih...seharusnya kamu bersyukur, dengan keadaan kamu yg dulu, masih ada laki2 yg mau sma kamu...laki2 yg berasal dri keluarga baik2 n terhormat..shg akhirnya kamu menikah n skrg kamu mau melahirkan anak ke dua..:hai perempuan yg disana, bersikaplah lebih dewasa, urus aja urusan kamu ya, gak usah ngurus urusan orang lain ya... n jadilah lebih bijaksana ya.