Tuesday, August 28, 2012

Harapan

Aku ingin mengingat bahkan menuliskan semua ini, disaat aku umur aku bertamnbah semua mulai mempertanyakan "kapan" n mreka bilang udah lewat target...

aku tau maksudnya "kapan"..tpi perasaan aku tidak pernah menargetkan semua itu..
aku rasa semua berjalan menurut rencanaNya saja..  

Karena bagiku target itu seperti arah bidikan dan harus tepat sasaran. Kalau tidak, itu bukan target. Jelas itu bukan mauku.

Aku tidak punya target apa-apa. Aku hanya punya harapan yang terlampau besar. Menggebu-gebu. Meletup-letup seperti petasan di malam tahun baru.

Jadi ketika mereka menanyakan kapan lagi..aku hanya bilang, tunggu tanggal mainnya saja.. Harapanku terbesar aku sekarang, aku hanya bilang "Aku ingin Mamaku tersenyum melihat air hujan dan matahari yang tidak lagi menembus atap-atap gudang kami.. Aku hanya ingin ibuku bahagia. "
Itu saja."

....dan sepertinya ini bukan harapan setahun, dua tahun atau bertahun-tahun. Ini harapan selamanya.

Gak ada Judul

Aku tidak mengerti tentang yang terjadi dalam diri aku akhir2 ini..semua menjadi salah di mata aku..ada teman aku menanyakan ada apa sama diriku...dan akupun tidak tau jawaban apa yang harus kuberikan ke dia..aku merasa ingin pergi jauuuh, jauuh ke tempat dimana semua orang tidak mengenal aku dan bebas melakukan apaapun yang aku mau..

Sampai pada akhirnya ada seorang teman aku mengatakan " lo butuh seseorang"...
aku pun berpikir apakah aku butuh seseorang?seseorang itu sebernya ada, tetapi aku juga tidak tau keberadaanya...bukan berati aku gak tau dimana dia tinggal ataupun pekerjaanya..aku tau semua ttg dia..tetapi rasanya aku merasa dia sangat jauuuuugh dari aku

Dia jauuuuh dari hati aku...fisiknya dekat tpi aku merasa dia semakin jauh...

jadi bukan masalah ada atau tidak ada seseorang dalam hidup aku....tetapi mungkin aku merasakan kebosanan dengan rutinitas yang selama ini aku jalani..lebih tepatnya rutinitas hidup...


Tapi aku berpikir kembali, seharusnya aku bersyukur dengan kegiatan yang aku jalani sekrang...karena aku masih disayang Tuhan, makanya Dia memberi aku kehidupan dan rutinitas

meskipun itu semua terasa membosankan, tapi aku harus bisa menyingkapi agar semuanya dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya..

Wednesday, May 30, 2012

Apa Kabar "Kita"?

Aku nggak tahu harus bertahan berapa lama lagi--menunggu kamu mengatakan bahwa "kita" masih baik-baik saja. Aku menghabiskan ribuan waktu, ratusan pesan dan mengirim doa-doa ke angkasa. Sekedar berharap langit berkompromi mengirimkan pesan-pesanku padamu.
Ini sudah tahun ke sekian, dear, dan disana kau masih membatu seolah tak tergerak dan melakukan sesuatu
Atau mungkin kita memang sedang tidak baik-baik saja, seperti yang mereka bilang?
Ya, aku mungkin aku terlalu setia. Berharap terlalu banyak pada cinta yang kau tawarkan. Bahkan yang kau tinggalkan pun tak cukup menakar seberapa besar kepenatanku menunggu kamu.
Mereka bilang kau dan aku sudah habis. Tapi aku tak peduli dengan apa yang mereka katakan. Karena disini masih ada namamu mengisi lembar-lembar harapanku. Aku yakin, kau pun demikian.Tetapi kesabarankupun ada batasnya..
Jadi,apakah kita masih baik-baik saja



Tuesday, May 29, 2012

My Life is My own Life

Judul diatas aku bikin, setelah ada bbrapa orang yang masih saja ingin menganggu kehidupan aku..heloooo u dont have any activity ya..you have a job and family...please urus kehidupan mu sendiri...kita ini bukan ABG lagi yang kadang selalu mau tau urusan orang, kita ini sudah pada tua..so lebiih aware aja sama hidup sendiri..I understand you live their own little world..so, please STAY THERE N NEVER VISIT ME !!  My Life is my own life n come silent to be gold. Even I am not Holly, but  I am trying to make it away..I am what I am, no one  can involve my own life..

Wednesday, May 23, 2012

MENJADI PENILIK JEMAAT-1 Timotius 3 : 1 – 7


Judul diatas aku dapet pas lagi baca renungan Sabda Bina Umat tadi malem dan pas banget isinya tentang Penatua.Kenapa aku tulis ttg Penatua, soalnya katanya para Penatua yang terhormat itu membahas aku dalam isi PMJ ( gak ada bahan rapat yee)




Nah ini hasil aku baca ttg Penilik Jemaat alias Penatua


Menjadi Penatua  yang terpenting mempunyai kedewasaan iman, berpengalaman rohani yang baik, dan kemampuan dalam mengatasi masalah. Selain usia dan kemampuan, seorang Penatua adalah panutan bagi umat. Kehidupan spiritual dan kehidupan rumah tangganya pun harus baik dan tidak bercacat serta harus berpadanan dengan tuntutan injil, ia mampu menggembalakan keluarganya dan dengan demikian akan mampu juga menggembalakan umat dengan wibawanya.
Setiap warga jemaat yang ingin mencalonkan diri menjadi Penatua di jemaatnya, hendaklah melakukan intropeksi diri. Penatua bukan kedudukan terhormat yang patut dibanggakan, tetapi adalah gembala umat, yang setia dan bertanggung jawab dalam menjalankan panggilannya.
Agar umat sadar untuk hidup sesuai tuntutan imannya. Hidup seorang Penilik merupakan panutan bagi jemaat.

Nah para Penatua yang terhormat coba ya direnungan kembali sewaktu mengatakan "Ya dengan Segenap Hati" apakah sudah sesuai dengan yg dijalankan sekarang

Kedewasaan

Ternyata pernikahan itu tidak membuat kamu lebih dewasa...kamu yg aku kenal dri jaman kita masih abg, sampai skrgpun masih seperti dulu...padahal kamu kerja n punya anak...tp kamu masih suka cari ribut...masih suka gosip, masih suka ngomporin orang...mungkin otak kamu sudah terkontaminasi dengan zat2 adiktif jaman dahulu...jdi sudah tidak bsa berpikir jenih...seharusnya kamu bersyukur, dengan keadaan kamu yg dulu, masih ada laki2 yg mau sma kamu...laki2 yg berasal dri keluarga baik2 n terhormat..shg akhirnya kamu menikah n skrg kamu mau melahirkan anak ke dua..:hai perempuan yg disana, bersikaplah lebih dewasa, urus aja urusan kamu ya, gak usah ngurus urusan orang lain ya... n jadilah lebih bijaksana ya.

Thursday, April 19, 2012

Comfort

Life is creating your self not the other and i did it in my way...kata2 kata ini aku dapet dari oz..aku bisa tulis itu coz, bbrapa hari ini ada bbrpa org yg mengusik kehidupan aku..sampe aku harus berhadapan dengan Pak Pdt..coz aku katanya diomngin...heheheh lucu juga ya, sampe mau tau urusan aku...ada yg bilanglah aku aneh kurang perhatian..yang ngomong gitu kayanya mau dikasih kaca..secara manusiawi, aku marah iya kesel iya..tapi akhirnya aku mngambil hikmahnya aja.. banyak yang sayang sama aku, makanya bnyak yang meratiin aku..tapi aku tetap merasa tidak nyaman...ketika hatimu dipakai untuk memuji Tuhan, tpi ternyata tempat itu yang membuat aku tidak nyaman... tapi aunty purple tadi pagi ngmng sama aku gini n  itu semua ada benernya..masalah ini ada karena Tuhan sedang menguji kematangan aku n Tuhan mau meninggikan aku..jadi iblis mau aku tidak nyaman melalui Tubuh Kristus sendiri yaitu Gereja...jadi tetep kembali ke firman ajalah n ke prinsip sing waras ngalah.. Thanks ya Aunty sudah mengingatkan aku..Tuhan kayanya ngirim dia buat mengingatkan aku, spy aku lebih wise dalam menghadapi hidup ini..