Dulu aku panggil dia Lika, krena sekrang dah punya 3 anak..aku lebih sering memanggil "Mami J"...persahabatan kita dimulai sejak SMU , kita sekelas di kelas 1 and kelas 3..abis itu dia kuliah di Filipina..gak tau gimana awalnya kita jadi deket, sempet lost contack..tapi akhirnya bisa ketemu lagi. Selama ini sich jalan2nya lurus2 aja, meskipun sempet "belok" dan ada bebarapa teman yang mengartikan lain dengan "beloknya" dia...tapi namanya manusia khan pasti gak ada yang sempurna, tpi aku tau cerita sebenarnya jadi aku tidak terpengaruh sama mereka
Aku kenal Lika sekeluarga, dari Papa Mamanya, 2 kakak lelakinya, kakak iparnya sampe pembantunya...
Aku sempet aneh dulu, Papap aku meninggal setelah seminggu Papanya Lika meninggal...tapi dengan adanya kejadian ini kita berdua jadi semakin deket..bisa saling menguatkan..
Lika n Suami n anak2nya sekarang di Singapore, jadi jauh sich n susah ketemuan.tapi ini jadi keutungan buat aku kalo ksana ada penginapan gratis..hehehehe
Mami J...tetap beriman, tetap mengautakan n tetap jadi sahabat aku yaaaaa
Friday, January 27, 2012
Monday, December 12, 2011
Berdamai
Bacaan renungan pagi ini membuat aku tersentak...berpikir kembali mengingat masa2 yang lalu..masa masa dimana aku berselisih dengan beberapa orang..yang menurut aku itu bukan kesalahan aku...mungkin ada beberapa orang temanpun menyetujui pendapat aku ini..tetapi semua itu harus cepat diselesaikan
Seperti yang My big brother selalu katakan " Memaafkan itu butuh proses" iya memang, tapi sampai kapan proses itu selesai..kalo aku tidak mencoba membuka diri kepada mreka yang menyakiti
Rasanya sangat susah, disaat aku harus bertegur sapa dengan mreka yang menyakiti aku..tetapi aku kembali mengingat tentang penderitaan Tuhan Yesus di kayu salib..Dia tidak salah sedikitpun, tetapi Dia rela disakiti bahkan disalib
Aku berharap semoga Natal ini, adalah saat yang tepat untuk aku memulihkan hubungan aku dengan orang-orang tersebut.
Seperti yang My big brother selalu katakan " Memaafkan itu butuh proses" iya memang, tapi sampai kapan proses itu selesai..kalo aku tidak mencoba membuka diri kepada mreka yang menyakiti
Rasanya sangat susah, disaat aku harus bertegur sapa dengan mreka yang menyakiti aku..tetapi aku kembali mengingat tentang penderitaan Tuhan Yesus di kayu salib..Dia tidak salah sedikitpun, tetapi Dia rela disakiti bahkan disalib
Aku berharap semoga Natal ini, adalah saat yang tepat untuk aku memulihkan hubungan aku dengan orang-orang tersebut.
Friday, November 25, 2011
S..A..B..A..R.. ( from aunty purple)
Tapi Tuhan ......
Sabar itu ternyata tidak gampang ......
Saat aku harus menahan diri .......
Untuk tidak marah .....
Saat aku harus menahan diri .....
Untuk tidak membalas teriak dengan teriak ......
Dan saat harus tetap berusaha tersenyum .....
Ternyata itu tidak gampang Tuhan .......
Tak terasa .......
Nada bicaraku pun mulai terbawa naik ......
Walaupun akhirnya tetap dapat aku tahan .......
Namun berat Tuhan ......
Senyumku pun mulai terasa aneh di bibir ini ......
Mungkin bisa aku tidak ikut 'marah' ......
Mungkin bisa aku tetap 'tersenyum' ....
Tetapi .......
Sukacita itu hilang .......
Atau setidaknya mulai berkurang Tuhan .....
Bisakah aku tetap dikatakan sabar ......
Bila bisa menahan diri ......
Tapi tanpa sukacita di hati ...... ?
Ajar aku Tuhan ......
Tuk bisa sabar .......
Sama seperti Engkau sabar .......
Saat menuju bukit Golgota ......
Saat Engkau menghibur para wanita di jalan itu ......
Saat Engkau jatuh di jalan itu ......
Dan ......
Saat Engkau mengampuni mereka yang melakukan itu ......
Aku tidak tahu Tuhan ......
Apakah saat itu .....
Engkau tersenyum atau tidak .....
Tetapi satu hal yang aku tahu ......
Engkau tulus melakukannya .......
Dan ......
Kalaupun saat itu Engkau tidak tersenyum ......
Aku tahu Tuhan .....
Bukan karena panas di hati-Mu ......
Tetapi ......
Karena tubuh-Mu penuh luka .......
Ajar aku Tuhan ......
Untuk sabar ......
Sama seperti Engkau telah sabar .....
Terhadap aku.....
>>>>> A...M...I...N
Sabar itu ternyata tidak gampang ......
Saat aku harus menahan diri .......
Untuk tidak marah .....
Saat aku harus menahan diri .....
Untuk tidak membalas teriak dengan teriak ......
Dan saat harus tetap berusaha tersenyum .....
Ternyata itu tidak gampang Tuhan .......
Tak terasa .......
Nada bicaraku pun mulai terbawa naik ......
Walaupun akhirnya tetap dapat aku tahan .......
Namun berat Tuhan ......
Senyumku pun mulai terasa aneh di bibir ini ......
Mungkin bisa aku tidak ikut 'marah' ......
Mungkin bisa aku tetap 'tersenyum' ....
Tetapi .......
Sukacita itu hilang .......
Atau setidaknya mulai berkurang Tuhan .....
Bisakah aku tetap dikatakan sabar ......
Bila bisa menahan diri ......
Tapi tanpa sukacita di hati ...... ?
Ajar aku Tuhan ......
Tuk bisa sabar .......
Sama seperti Engkau sabar .......
Saat menuju bukit Golgota ......
Saat Engkau menghibur para wanita di jalan itu ......
Saat Engkau jatuh di jalan itu ......
Dan ......
Saat Engkau mengampuni mereka yang melakukan itu ......
Aku tidak tahu Tuhan ......
Apakah saat itu .....
Engkau tersenyum atau tidak .....
Tetapi satu hal yang aku tahu ......
Engkau tulus melakukannya .......
Dan ......
Kalaupun saat itu Engkau tidak tersenyum ......
Aku tahu Tuhan .....
Bukan karena panas di hati-Mu ......
Tetapi ......
Karena tubuh-Mu penuh luka .......
Ajar aku Tuhan ......
Untuk sabar ......
Sama seperti Engkau telah sabar .....
Terhadap aku.....
>>>>> A...M...I...N
Tuesday, November 22, 2011
The Sound Of Music
The hills are alive with the sound of music
With songs they have sung for a thousand years
The hills fill my heart with the sound of music
My heart wants to sing every song it hears
My heart wants to beat like the wings of the birds
that rise from the lake to the trees
My heart wants to sigh like a chime that flies
from a church on a breeze
To laugh like a brook when it trips and falls over
stones on its way
To sing through the night like a lark who is learning to pray
I go to the hills when my heart is lonely
I know I will hear what I've heard before
My heart will be blessed with the sound of music
And I'll sing once more
this song dedicated for you..:)
With songs they have sung for a thousand years
The hills fill my heart with the sound of music
My heart wants to sing every song it hears
My heart wants to beat like the wings of the birds
that rise from the lake to the trees
My heart wants to sigh like a chime that flies
from a church on a breeze
To laugh like a brook when it trips and falls over
stones on its way
To sing through the night like a lark who is learning to pray
I go to the hills when my heart is lonely
I know I will hear what I've heard before
My heart will be blessed with the sound of music
And I'll sing once more
this song dedicated for you..:)
Tuesday, November 8, 2011
Hmmmm
KAPAN NIKAH???"
"UDAH, JANGAN MILIH-MILIHLAH! !!"
"JANGAN LAMA-LAMA!!! !"
"JANGAN KEJAR KARIER TERUS DONG!!!"
Tiba-tiba kalimat-kalimat norak diatas jadi sering gue denger dari
orang-orang disekitar gue... nyebelin banget! dan mungkin banyak
dialamin juga sama sebagian besar dari kalian semua
(sorry buat yg udah punya pasangan hehehhe...)
KAPAN NIKAH????
ya gak tau! emang kenapa sih kalo gue masih pengen sendiri?
emangnya gue bakalan membuat penipisan lapisan ozon makin cepat dengan
kesendirian gue.
Pertanyaan sebenarnya : KAPAN NIKAH ?dah ada yang nungguin tuh !
UDAH JANGAN MILIH-MILIH! !!
Kok jangan milih-milih sih? MEMILIH ITU PENTING. Pada saat gue
memutuskan untuk menikah dengan lawan jenis dan bukan sesama jenis (!!!!!!)
aja. berarti gue sudah melakukan pemilihan (sadis amat sih contohnya
hehehhehe... .)
Pada saat gue memutuskan untuk menikah dengan si pria A dan bukan si
Pria B, berarti gue sudah melakukan pemilihan. Pada saat gue
memutuskan untuk menikah dengan pria
yang seiman dan bukan yang beda kepercayaan, berarti gue sudah
melakukan pemilihan. SIAPA BILANG JANGAN MILIH-MILIH.
Pertanyaan sebenarnya : UDAH JANGAN MILIH-MILIH YANG LAIN. She has all
the best for you
JANGAN LAMA-LAMA!!!
LHAAAA.... emangnya gue siWeeby (nama anjing gue) yang gak bisa
ngeliat doggy betina, langsung dikejar-kejar buat dikawinin. Dua
pribadi yang berbeda membutuhkan waktu untuk saling mengenal satu sama
lain. Lebih baik menyisihkan waktu lebih lama di waktu pendekatan atau
pacaran daripada mengambil keputusan gegabah dengan resiko menyesal
seumur hidup.
Pertanyaan sebenarnya : JANGAN LAMA-LAMA!!! Dia udah ga sabar tuh !!
JANGAN NGEJAR KARIER TERUS!!!
Gue gak ngejar karier, gue ngejar gajinya doing hahahha....
nikah itu butuh modal dan modal itu harus dikumpulin sedikit demi
sedikit bukan jatuh dari langit.
Pertanyaan sebenarnya : JANGAN NGEJAR KARIER TERUS!!! Toh karier lu disini
tetep bakalan jadi staff sampe bau apek ga bakalan jadi MANAJER (Duduk di kursi manajer aja). Kasiha……a.an deh lu.
Gue justru ngeri ngeliat temen-temen gue yang berlomba-lomba nikah,
kalo gue tanya alasannya pasti karena umur,
desakan orang tua yang mulai malu karena anak gadisnya gak laku-laku,
takut dibilang perawan tua.
(dilombain dimana, PON, ASEAN atau dimana, Koq gw ga pernah denger ada
perlombaan Nikah ? Pas 17-Agustusan kali ye ??)
Ketakutan-ketakutan itulah yang membuat temen-temen gue "tutup mata"
terhadap setiap perbedaan yang justru sebetulnya sangat penting
untuk dipertimbangkan pada masa pacaran
apakah memang "gue itu tulang rusuknya dia" (buat yang cewek)
atau apakah "dia tulang rusuk gue " (buat yang cowok),
(paling enak kalo tulangnya dibikin sop rusuk n sup tulang)
mereka punya prinsip yang penting nikah dulu.
mereka dengan gampangnya
berpikir bahwa karakter buruk yang sudah tertanam selama
berpuluh-puluh tahun didalam diri "sang kekasih" bisa hilang begitu
saja pada saat menikah.
(gak hilang begitu saja, tapi bisa sampe lama boo)
Gue tahu mungkin banyak yang gak setuju dengan pendapat gue, tapi gue
gak mau menikah hanya karena masalah umur, siapa sih yang berhak
ngasih patokan umur seseorang untuk menikah? siapa sih yang berani
jamin bahwa nikah di umur 25 tahun akan lebih bahagia dari yang nikah
di umur 30 atau lebih?,
coba liat di catatan sipil, angka perceraian
paling tinggi terjadi pada pasangan yang menikah pada umur yang mana
(kalo udah dapet datanya, kasih tau gue ya, soalnya gue sendiri gak
pernah ngecek hahahahh..... hiiiiiiiiiiiiiii iiiiiiiiiiiiiiii iiiii )
Malah menurut gue menikah diusia 30 atau lebih itu banyak sisi baiknya,
karena disitu biasanya emosi seseorang sudah lebih stabil,
kedewasaan temperamen sudah mulai terbentuk, persiapan materi cukup
memadai.
(materi itu tetap harus masuk dalam pertimbangan dong, kan
gak bisa bayar listrik sama bayar telepon pake surat cinta),
Gue juga gak mau menikah karena desakan orang tua atau karena takut
dibilang
perawan tua, yang ngejalanin pernikahan itu kan gue bukan mereka, yang
bakalan tanggung semua resiko kalo ada masalah kan gue bukan mereka,
perkawinan kan bukan tuk dibuat main-main apalagi trus kawin - cerai.
kebayang gak tuh kalo sampe salah milih bakalan sengsara seumur hidup.
JADI LU GAK PENGEN NIKAH?
GUBRAKKK.... .!!!!
gue pasti pengen nikah tapi dengan alasan yang tepat, gue pengen nikah
karena gue menyadari bahwa hidup ini terlalu berat untuk dijalani
sendirian (ceileee...puitis amat lu, kayak kali jimbaran aja),
gue pengen nikah karena gue
menyadari gue membutuhkan seseorang yang bisa saling mendukung dalam
segi spiritual dan material, gue pengen nikah karena gue butuh
menyayangi seseorang dan butuh untuk disayangi
(hihihihi... jadi malu nih gue), dan masih banyak lagi...bla bla bla bla
tapi yang jelas gak bisa ditentuin kapan waktunya,
bisa cepet bisa juga lama, kalo soal waktu kan terserah sama
yang DIATAS. (Beriman banget yah gue)
Pertanyaan sebenarnya : JADI LU GAK PENGEN NIKAH? Nikahin ????????? Aje Deh
..!!
DON'T PUSH ME TO GET MARRY SOON, LET ME WAIT MY TIME, CAUSE MY GOD
WILL PROVIDE ME THE BEST PERSON WHEN THE TIME COMES.
"UDAH, JANGAN MILIH-MILIHLAH! !!"
"JANGAN LAMA-LAMA!!! !"
"JANGAN KEJAR KARIER TERUS DONG!!!"
Tiba-tiba kalimat-kalimat norak diatas jadi sering gue denger dari
orang-orang disekitar gue... nyebelin banget! dan mungkin banyak
dialamin juga sama sebagian besar dari kalian semua
(sorry buat yg udah punya pasangan hehehhe...)
KAPAN NIKAH????
ya gak tau! emang kenapa sih kalo gue masih pengen sendiri?
emangnya gue bakalan membuat penipisan lapisan ozon makin cepat dengan
kesendirian gue.
Pertanyaan sebenarnya : KAPAN NIKAH ?dah ada yang nungguin tuh !
UDAH JANGAN MILIH-MILIH! !!
Kok jangan milih-milih sih? MEMILIH ITU PENTING. Pada saat gue
memutuskan untuk menikah dengan lawan jenis dan bukan sesama jenis (!!!!!!)
aja. berarti gue sudah melakukan pemilihan (sadis amat sih contohnya
hehehhehe... .)
Pada saat gue memutuskan untuk menikah dengan si pria A dan bukan si
Pria B, berarti gue sudah melakukan pemilihan. Pada saat gue
memutuskan untuk menikah dengan pria
yang seiman dan bukan yang beda kepercayaan, berarti gue sudah
melakukan pemilihan. SIAPA BILANG JANGAN MILIH-MILIH.
Pertanyaan sebenarnya : UDAH JANGAN MILIH-MILIH YANG LAIN. She has all
the best for you
JANGAN LAMA-LAMA!!!
LHAAAA.... emangnya gue siWeeby (nama anjing gue) yang gak bisa
ngeliat doggy betina, langsung dikejar-kejar buat dikawinin. Dua
pribadi yang berbeda membutuhkan waktu untuk saling mengenal satu sama
lain. Lebih baik menyisihkan waktu lebih lama di waktu pendekatan atau
pacaran daripada mengambil keputusan gegabah dengan resiko menyesal
seumur hidup.
Pertanyaan sebenarnya : JANGAN LAMA-LAMA!!! Dia udah ga sabar tuh !!
JANGAN NGEJAR KARIER TERUS!!!
Gue gak ngejar karier, gue ngejar gajinya doing hahahha....
nikah itu butuh modal dan modal itu harus dikumpulin sedikit demi
sedikit bukan jatuh dari langit.
Pertanyaan sebenarnya : JANGAN NGEJAR KARIER TERUS!!! Toh karier lu disini
tetep bakalan jadi staff sampe bau apek ga bakalan jadi MANAJER (Duduk di kursi manajer aja). Kasiha……a.an deh lu.
Gue justru ngeri ngeliat temen-temen gue yang berlomba-lomba nikah,
kalo gue tanya alasannya pasti karena umur,
desakan orang tua yang mulai malu karena anak gadisnya gak laku-laku,
takut dibilang perawan tua.
(dilombain dimana, PON, ASEAN atau dimana, Koq gw ga pernah denger ada
perlombaan Nikah ? Pas 17-Agustusan kali ye ??)
Ketakutan-ketakutan itulah yang membuat temen-temen gue "tutup mata"
terhadap setiap perbedaan yang justru sebetulnya sangat penting
untuk dipertimbangkan pada masa pacaran
apakah memang "gue itu tulang rusuknya dia" (buat yang cewek)
atau apakah "dia tulang rusuk gue " (buat yang cowok),
(paling enak kalo tulangnya dibikin sop rusuk n sup tulang)
mereka punya prinsip yang penting nikah dulu.
mereka dengan gampangnya
berpikir bahwa karakter buruk yang sudah tertanam selama
berpuluh-puluh tahun didalam diri "sang kekasih" bisa hilang begitu
saja pada saat menikah.
(gak hilang begitu saja, tapi bisa sampe lama boo)
Gue tahu mungkin banyak yang gak setuju dengan pendapat gue, tapi gue
gak mau menikah hanya karena masalah umur, siapa sih yang berhak
ngasih patokan umur seseorang untuk menikah? siapa sih yang berani
jamin bahwa nikah di umur 25 tahun akan lebih bahagia dari yang nikah
di umur 30 atau lebih?,
coba liat di catatan sipil, angka perceraian
paling tinggi terjadi pada pasangan yang menikah pada umur yang mana
(kalo udah dapet datanya, kasih tau gue ya, soalnya gue sendiri gak
pernah ngecek hahahahh..... hiiiiiiiiiiiiiii iiiiiiiiiiiiiiii iiiii )
Malah menurut gue menikah diusia 30 atau lebih itu banyak sisi baiknya,
karena disitu biasanya emosi seseorang sudah lebih stabil,
kedewasaan temperamen sudah mulai terbentuk, persiapan materi cukup
memadai.
(materi itu tetap harus masuk dalam pertimbangan dong, kan
gak bisa bayar listrik sama bayar telepon pake surat cinta),
Gue juga gak mau menikah karena desakan orang tua atau karena takut
dibilang
perawan tua, yang ngejalanin pernikahan itu kan gue bukan mereka, yang
bakalan tanggung semua resiko kalo ada masalah kan gue bukan mereka,
perkawinan kan bukan tuk dibuat main-main apalagi trus kawin - cerai.
kebayang gak tuh kalo sampe salah milih bakalan sengsara seumur hidup.
JADI LU GAK PENGEN NIKAH?
GUBRAKKK.... .!!!!
gue pasti pengen nikah tapi dengan alasan yang tepat, gue pengen nikah
karena gue menyadari bahwa hidup ini terlalu berat untuk dijalani
sendirian (ceileee...puitis amat lu, kayak kali jimbaran aja),
gue pengen nikah karena gue
menyadari gue membutuhkan seseorang yang bisa saling mendukung dalam
segi spiritual dan material, gue pengen nikah karena gue butuh
menyayangi seseorang dan butuh untuk disayangi
(hihihihi... jadi malu nih gue), dan masih banyak lagi...bla bla bla bla
tapi yang jelas gak bisa ditentuin kapan waktunya,
bisa cepet bisa juga lama, kalo soal waktu kan terserah sama
yang DIATAS. (Beriman banget yah gue)
Pertanyaan sebenarnya : JADI LU GAK PENGEN NIKAH? Nikahin ????????? Aje Deh
..!!
DON'T PUSH ME TO GET MARRY SOON, LET ME WAIT MY TIME, CAUSE MY GOD
WILL PROVIDE ME THE BEST PERSON WHEN THE TIME COMES.
Monday, November 7, 2011
PRAYER FOR LIFETIME PARTNER ( Doa menjelang akhir tahun)
Tuhanku...
Aku berdoa untuk seorang pria, yang akan menjadi bagian dari hidupku.
Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.
Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting. Yang paling penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Engkau.
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.
Seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas.
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.
Seorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang perempuan ketika berada di sebelahnya.
Aku tidak meminta seorang yang sempurna, Namun aku meminta seorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya
sempurna dimataMU.
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.
Seseorang yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.
Dan aku juga meminta :
Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat pria itu bangga dan bahagia.
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU, sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.
Berikanlah RohMU yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMU bukan dari luar diriku.
Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.
Berikanlah aku mataMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.
Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari.
Berikanlah aku bibirMU dan aku akan tersenyum padanya setiap pagi.
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakaan "betapa besarnya Tuhan itu karena Engkau telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".
Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kau tentukan.
Aku berdoa untuk seorang pria, yang akan menjadi bagian dari hidupku.
Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.
Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting. Yang paling penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Engkau.
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.
Seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas.
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.
Seorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang perempuan ketika berada di sebelahnya.
Aku tidak meminta seorang yang sempurna, Namun aku meminta seorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya
sempurna dimataMU.
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.
Seseorang yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.
Dan aku juga meminta :
Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat pria itu bangga dan bahagia.
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU, sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.
Berikanlah RohMU yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMU bukan dari luar diriku.
Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.
Berikanlah aku mataMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.
Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari.
Berikanlah aku bibirMU dan aku akan tersenyum padanya setiap pagi.
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakaan "betapa besarnya Tuhan itu karena Engkau telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".
Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kau tentukan.
Subscribe to:
Posts (Atom)