Wednesday, May 23, 2012
Kedewasaan
Ternyata pernikahan itu tidak membuat kamu lebih dewasa...kamu yg aku kenal dri jaman kita masih abg, sampai skrgpun masih seperti dulu...padahal kamu kerja n punya anak...tp kamu masih suka cari ribut...masih suka gosip, masih suka ngomporin orang...mungkin otak kamu sudah terkontaminasi dengan zat2 adiktif jaman dahulu...jdi sudah tidak bsa berpikir jenih...seharusnya kamu bersyukur, dengan keadaan kamu yg dulu, masih ada laki2 yg mau sma kamu...laki2 yg berasal dri keluarga baik2 n terhormat..shg akhirnya kamu menikah n skrg kamu mau melahirkan anak ke dua..:hai perempuan yg disana, bersikaplah lebih dewasa, urus aja urusan kamu ya, gak usah ngurus urusan orang lain ya... n jadilah lebih bijaksana ya.
Thursday, April 19, 2012
Comfort
Life is creating your self not the other and i did it in my way...kata2 kata ini aku dapet dari oz..aku bisa tulis itu coz, bbrapa hari ini ada bbrpa org yg mengusik kehidupan aku..sampe aku harus berhadapan dengan Pak Pdt..coz aku katanya diomngin...heheheh lucu juga ya, sampe mau tau urusan aku...ada yg bilanglah aku aneh kurang perhatian..yang ngomong gitu kayanya mau dikasih kaca..secara manusiawi, aku marah iya kesel iya..tapi akhirnya aku mngambil hikmahnya aja.. banyak yang sayang sama aku, makanya bnyak yang meratiin aku..tapi aku tetap merasa tidak nyaman...ketika hatimu dipakai untuk memuji Tuhan, tpi ternyata tempat itu yang membuat aku tidak nyaman... tapi aunty purple tadi pagi ngmng sama aku gini n itu semua ada benernya..masalah ini ada karena Tuhan sedang menguji kematangan aku n Tuhan mau meninggikan aku..jadi iblis mau aku tidak nyaman melalui Tubuh Kristus sendiri yaitu Gereja...jadi tetep kembali ke firman ajalah n ke prinsip sing waras ngalah.. Thanks ya Aunty sudah mengingatkan aku..Tuhan kayanya ngirim dia buat mengingatkan aku, spy aku lebih wise dalam menghadapi hidup ini..
Monday, April 16, 2012
DIAM
Kata ini tiba2 ada di pikiran kita, setelah tidak ada pembicaraan sama sekali selama perjalanan kita.Diam itu punya banyak arti..baru kali ini kita tidak bicara sedikitpun..kamu sibuk dengan kemudimu n bbmmu n akupun sibuk berbbman dengan teman2 aku, utk membuang rasa bosan..aku tidak tau apa yg ada di otakmu, tp perasaan aku mengatakan..kamu sibuk berbbman dengan si empunya kekuasaan...mlihatmu, seprti kmbali ke masa lalu, masa dimana kita baru saja mengenal..tidak ada tawa, maraah atau apapun juga, hanya kebisuan antara kita..temanku, sahabatku, aku tidak ingin semuanya ini terjadi..aku sudah berusaha menjdi sabar apa yg suka kamu lakukan dengan si empunya kekuasaan dibelakang aku..n akupun merindukan masa2 kita dapat tertawa kembali,maraah kembali tanpa ada rasa sakit hati...jikalau esok keadaan tidak merubah kita, aku yg akan berubah..meninggalkan semua keadaan kita
Thursday, April 12, 2012
Backstabber
Dear Backstabber My back is not a voicemail, say it to my face!
Kenapa ya, kamu suka bertanya ttg aku pda orang lain..muka kita bisa bertemu kapanpun kamu bisa...
waktu aku lebih santai dibanding waktu kamu...jujur aja mungkin ini yang bisa bikin jurang antara kta...aku tidak pernah membenci kamu..tpi aku cukup tau ttg kamu..n aku tidak akan pernah percaya sama kamu
kamu sherusnya punya wibawa utk orang2 sekitar kamu, supaya kamu tidak diremehkan..tolong ya jaga sikap kamu...biar kamu lebih dihormati..dan untuk yang disana, kayanya pembelaan itu gak ada artinya, jaga sikap ya...
Kenapa ya, kamu suka bertanya ttg aku pda orang lain..muka kita bisa bertemu kapanpun kamu bisa...
waktu aku lebih santai dibanding waktu kamu...jujur aja mungkin ini yang bisa bikin jurang antara kta...aku tidak pernah membenci kamu..tpi aku cukup tau ttg kamu..n aku tidak akan pernah percaya sama kamu
kamu sherusnya punya wibawa utk orang2 sekitar kamu, supaya kamu tidak diremehkan..tolong ya jaga sikap kamu...biar kamu lebih dihormati..dan untuk yang disana, kayanya pembelaan itu gak ada artinya, jaga sikap ya...
Rasa dan Sikap
Aku tidak memiliki rasa itu, tetapi akhir2 ini rasa itu kian menganggu aku..rasa itu tidak pernah akan ada jika kamu tidak mengganggu hidup aku..kamu, menjadi dewasalah..bersikaplah sesuai dengan keadaan kamu sekarang ini..lihatlah sekeliling kamu banyak hal yang harus kamu kerjakan..kerjakanlah sesuai tanggung jawab kamu..jangan lakukan hal-hal yang tidak penting yang bisa merusak mood semua orang..seharusnya kamu sadar dengan posisi kamu dan tanggung jawab kamu.. dan dia yang disana..jangan terlalu mengumbar janji yang pada akhirnya kamu tidak bisa menepatinya..dia juga yang membuat aku memiliki rasa itu..
Sunday, March 18, 2012
God, I can't do it alone...
Tuhan, aku baru sadar, aku tidak dapat melakukan semuanya sendiri.
Aku tidak dapat mengurus hal-hal yang kuhadapi sekarang sendirian, aku tidak dapat menghadapi orang-orang yang harus kuhadapi ini, sendirian.
Aku tidak memiliki pengetahuannya, dan aku tidak mempunyai kemampuannya Mungkin Tuhan terlalu tinggi menilai aku. Mungkin ekspektasi Tuhan terlalu besar kepadaku. Aku takut jika aku terus berusaha sendiri, maka sesuatu yang fatal akan terjadi, lalu aku akan menyalahkan diriku sendiri. Dan aku sudah cukup lelah berusaha berpikir secara rasional bahwa semua memang harus terjadi, dan tidak ada satu pun yang terjadi ini yang harus dibebankan kepadaku sebagai sebuah kesalahan, tetapi harus kuhadapi sebagai sebuah tantangan, dan harus kutaklukkan karena aku harus menang. Karena aku memang tidak punya pilihan. Aku harus menang. Itu satu-satunya pilihan.
Tapi aku tidak tahu caranya, ya Tuhan. Aku benar-benar tidak tahu caranya. Bagaimana melalui semua ini dengan tanpa rasa sakit. Tanpa kesalahan. Sempurna dengan nilai A. Karena aku tidak sempurna. Engkau melihat aku dengan jelas dari atas sana, betapa lemahnya dan tak berdayanya aku. Betapa kikuknya aku dalam beberapa hal, betapa tak berpengalamannya dan tak berpengetahuannya aku. Aku berusaha tegar, memperpanjang batas kesabaran, tapi pada akhirnya, aku tetap ingin berteriak dan menangis sekeras-kerasnya. Aku tidak ingin orang mendengar. Aku hanya ingin Kau mendengar.
Waktu aku katakan aku tidak kuat, I mean it God. It is beyond my league. Aku harus mengejar Demi kebaikan, sekali lagi, aku setuju denganMu, ini memang demi kebaikan. Tapi yang aku tidak yakin adalah waktu yang Engkau berikan. Aku tidak yakin itu masuk akal. Tapi lagi-lagi, bagaimana akalku dapat membatasi Engkau, yang melampaui segala akal?
Kau selalu membuatku melakukan hal-hal yang tidak masuk akal, dan aku tidak menyalahkanMu untuk itu. Sebagai pribadi yang telah menjadikan dunia ini dengan segala keajaibannya, akal tentu bukan ukuran yang Kau pakai dalam menentukan rancangan-rancanganMu. Dan aku tahu Engkau lebih tahu aku daripada diriku sendiri. Sebab Engkau menjadikanku, dan bahkan pikiranku, semuanya dari padaMu. Jadi kalau saat ini Engkau menggunakan aku untuk sesuatu hal yang menurutMu baik, hey, I’m in 100%. There’s no argue in that part.
Dan, syukurlah, di akhir hari ini, dan di akhir segala kepenatanku ini, aku masih percaya Engkau tahu apa yang Kau lakukan. Aku tidak kehilangan keyakinan. Walau di dalam kepalaku sempat berkecamuk beraneka ragam keraguan. Ya, aku tahu, keragu-raguanku terhadap diriku sendiri hanya akan berarti aku meragukan Engkau. Aku cukup yakin Kau tidak begitu menyukai hal itu.
Hanya, aku harus mengakui di hadapanMu, terkadang aku tidak menguasai diriku sendiri. Aku tidak menguasai sekitarku… Dan aku sungguh tidak dapat melakukan semuanya sendiri.
Jadi hal terbaik –dan mungkin yang paling benar – yang dapat kulakukan saat ini, adalah memohon agar aku tidak menghadapi semua ini sendirian. Aku mohon, please be here God, please be by my side. Cause I can’t do it alone. That’s all I’m asking you. Dalam segala jalanku. Karena aku tak ingin sendirian. Aku tak bisa sendirian. May God (Yes, I mean You, God) be with me
Aku tidak dapat mengurus hal-hal yang kuhadapi sekarang sendirian, aku tidak dapat menghadapi orang-orang yang harus kuhadapi ini, sendirian.
Aku tidak memiliki pengetahuannya, dan aku tidak mempunyai kemampuannya Mungkin Tuhan terlalu tinggi menilai aku. Mungkin ekspektasi Tuhan terlalu besar kepadaku. Aku takut jika aku terus berusaha sendiri, maka sesuatu yang fatal akan terjadi, lalu aku akan menyalahkan diriku sendiri. Dan aku sudah cukup lelah berusaha berpikir secara rasional bahwa semua memang harus terjadi, dan tidak ada satu pun yang terjadi ini yang harus dibebankan kepadaku sebagai sebuah kesalahan, tetapi harus kuhadapi sebagai sebuah tantangan, dan harus kutaklukkan karena aku harus menang. Karena aku memang tidak punya pilihan. Aku harus menang. Itu satu-satunya pilihan.
Tapi aku tidak tahu caranya, ya Tuhan. Aku benar-benar tidak tahu caranya. Bagaimana melalui semua ini dengan tanpa rasa sakit. Tanpa kesalahan. Sempurna dengan nilai A. Karena aku tidak sempurna. Engkau melihat aku dengan jelas dari atas sana, betapa lemahnya dan tak berdayanya aku. Betapa kikuknya aku dalam beberapa hal, betapa tak berpengalamannya dan tak berpengetahuannya aku. Aku berusaha tegar, memperpanjang batas kesabaran, tapi pada akhirnya, aku tetap ingin berteriak dan menangis sekeras-kerasnya. Aku tidak ingin orang mendengar. Aku hanya ingin Kau mendengar.
Waktu aku katakan aku tidak kuat, I mean it God. It is beyond my league. Aku harus mengejar Demi kebaikan, sekali lagi, aku setuju denganMu, ini memang demi kebaikan. Tapi yang aku tidak yakin adalah waktu yang Engkau berikan. Aku tidak yakin itu masuk akal. Tapi lagi-lagi, bagaimana akalku dapat membatasi Engkau, yang melampaui segala akal?
Kau selalu membuatku melakukan hal-hal yang tidak masuk akal, dan aku tidak menyalahkanMu untuk itu. Sebagai pribadi yang telah menjadikan dunia ini dengan segala keajaibannya, akal tentu bukan ukuran yang Kau pakai dalam menentukan rancangan-rancanganMu. Dan aku tahu Engkau lebih tahu aku daripada diriku sendiri. Sebab Engkau menjadikanku, dan bahkan pikiranku, semuanya dari padaMu. Jadi kalau saat ini Engkau menggunakan aku untuk sesuatu hal yang menurutMu baik, hey, I’m in 100%. There’s no argue in that part.
Dan, syukurlah, di akhir hari ini, dan di akhir segala kepenatanku ini, aku masih percaya Engkau tahu apa yang Kau lakukan. Aku tidak kehilangan keyakinan. Walau di dalam kepalaku sempat berkecamuk beraneka ragam keraguan. Ya, aku tahu, keragu-raguanku terhadap diriku sendiri hanya akan berarti aku meragukan Engkau. Aku cukup yakin Kau tidak begitu menyukai hal itu.
Hanya, aku harus mengakui di hadapanMu, terkadang aku tidak menguasai diriku sendiri. Aku tidak menguasai sekitarku… Dan aku sungguh tidak dapat melakukan semuanya sendiri.
Jadi hal terbaik –dan mungkin yang paling benar – yang dapat kulakukan saat ini, adalah memohon agar aku tidak menghadapi semua ini sendirian. Aku mohon, please be here God, please be by my side. Cause I can’t do it alone. That’s all I’m asking you. Dalam segala jalanku. Karena aku tak ingin sendirian. Aku tak bisa sendirian. May God (Yes, I mean You, God) be with me
Menjadi seperti Kristus
Sbenernya judul ini udah lama ada di otak aku, tapi baru kesampean hari ini....aku ngbrol sama salah seorang teman..terus dia cerita ttg hidup aku and hidupnya dia...menurut dia, aku ini orangna koq bisa cepat memaafkan orang and masih bisa ngbrol2 lagi sama orang yang sudah menyakiti aku...kalo dia gak bisa...terus dia bilang aku ini bener2 seperti Kristus..bisa seperti itu...
Sempet kaget dengan statementnya dia seperti itu, aku pikir lho bukannya kita diciptakan menurut gambar dan rupa Allah..jadi sudah seharusnya tindakan dan sifat kita harus bisa menyerupai Dia..
Menurut aku, aku malah jauuuuuh dari sempurna, masih suka marah2, masih suka sebeeel sama orang, masih ska benci sama orang dll.tapi aku beruusaha tiap hari menjadi lebih baik.
Aku pikir percuma kita pelayanan banyak2 di gereja, kalo hidup kita mash bertentangan dengan firman Tuhan..
Sayagnya aku belum sempat menasihati dia, karena aku tidak mau ada kesalah fahaman...biar Tuhan saja yang merubah dia and aku cukup mendoakan saja..
Sempet kaget dengan statementnya dia seperti itu, aku pikir lho bukannya kita diciptakan menurut gambar dan rupa Allah..jadi sudah seharusnya tindakan dan sifat kita harus bisa menyerupai Dia..
Menurut aku, aku malah jauuuuuh dari sempurna, masih suka marah2, masih suka sebeeel sama orang, masih ska benci sama orang dll.tapi aku beruusaha tiap hari menjadi lebih baik.
Aku pikir percuma kita pelayanan banyak2 di gereja, kalo hidup kita mash bertentangan dengan firman Tuhan..
Sayagnya aku belum sempat menasihati dia, karena aku tidak mau ada kesalah fahaman...biar Tuhan saja yang merubah dia and aku cukup mendoakan saja..
Subscribe to:
Posts (Atom)